Biografi Soekarno, Presiden Pertama Indonesia

Biografi Soekarno, Presiden Pertama Indonesia

Data BiografiSiapa yang tidak kenal dengan sosok Ir. Soekarno atau yang sering di panggil Bung Karno. Hampir semua orang tau kalau Bung Karno sangat terkenal dengan pidato-pidatonya. Hampir semua pidato yang disampaikan oleh beliau sangat menginspirasi banyak orang.Dan sampai saat ini bapak proklamator Indonesia ini jadi salah satu tokoh yang dikagumi oleh banyak orang di Indonesia.

Banyak pidato dari bung Karno yang isinya disukai bahkan dijadikan sebagai sumber pembakar semangat para generasi muda. Ir. Soekarno pada saat itu adalah salah satu pemimpin Negara yang disegani di dunia. Beliau juga dikenal sebagai sosok yang banyak menguasai berbagai bahasa asing di dunia, seperti Jepang, Inggris, Belanda, Jerman, dan Portugal. Hal tersebut sudah terlihat dari kecerdasannya sejak masih kecil dimana beliau adalah anak yang berprestasi.

Biografi Sang Presiden Pertama Indonesia, Soekarno

Biografi Sang Presiden Pertama Indonesia, Soekarno

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas biografi salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Negara republik Indonesia, yaitu Ir. Soekarno.

Biografi Ir. Soekarno

  • Nama lengkap : Ir. Soekarno
  • Nama panggilan : Bung Karno
  • Nama kecil : Kusno
  • Tempat, tanggal lahir : Blitar, 6 Juni 1901
  • Agama : Islam
  • Nama Istri : 
    • Fatmawati
    • Hartini
    • Ratna Sari Dewi
  • Nama Anak : 
    • Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, Guruh (dari Fatmawati)
    • Taufan, Bayu (dari Hartini)
    • Kartika (dari Ratna Sari Dewi)
  • Pendidikan : 
    • HIS di Surabaya
    • Hoogere Burger School (HBS)
    • Technische Hoogeschool (THS) di Bandung
  • Meninggal : 21 Juni 1970
  • Dimakamkan : Blitar, Jawa Timur

Lahir di Blitar – Jawa Timur pada 6 Juni 1901, ketika masih kecil Ir. Soekarno tidak tinggal bersama kedua orang tuanya. Soekarno kecil tinggal dengan kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo di daerah Tulung Agung – Jawa Timur. Terlahir dengan nama Kusno Sosrodiharjo, beliau mempunyai ayah bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibu bernama Ayu Nyoman Rai.

Bung Karno sapaan akrab ir. Soekarno juga pernah bersekolah di sana namun tidak sampai lulus. Beliau ikut pindah bersama orang tuanya ke kota Mojokerto dan bersekolah di Eerste Inlandse School. Sebuah sekolah dimana ayahnya bekerja dan menjadi guru di sana. Pada tahun 1911 Ir. Soekarno kemudian dipindahkan ke ELS yang masih setingkat sekolah dasar.

Hal tersebut merupakan persiapan dari ayah beliau supaya Soekarno kecil bisa masuk HBS di kota Surabaya. Setelah tamat mengenyam pendidikan di HBS pada tahun 1915, kemudian Ir. Soekarno tinggal di rumah HOS Cokroaminoto. Dimana Cokroaminoto merupakan sahabat dari ayahnya. Di rumah itulah beliau mengenal dunia perjuangan yang membuat Soekarno menjadi seorang pejuang.

Masa Pendidikan Ir. Soekarno Dan Pergerakan Nasional

Masa Pendidikan Ir. Soekarno Dan Pergerakan Nasional

Di rumah HOS Cokroaminoto Ir. Soekarno banyak belajar mengenai ilmu politik. Soekarno yang pada saat itu masih muda sering kali melatih diri berpidato dengan menghadap ke cermin. Di sekolahnya HBS ( Hogere Burger School ) beliau juga mendapatkan banyak pelajaran yang serupa tentang ilmu berkomunikasi. Setelah menyelesaikan pendidikan di HBS, beliau pindah ke kota Bandung dan tinggal bersama Haji Sanusi. Dimana di kota Bandunglah Soekarno melanjutkan pendidikannya di Technische Hooge School yang sekarang dikenal menjadi ITB.  Pada tahun 1926 tanggal 25 Mei Soekarno lulus sekolah dan mendapatkan gelar Insinyur.

Pada tahun yang sama selepas lulus pendidikan, Bung Karno mendirikan Algemene Studie Club di kota Bandung. Dimana organisasi tersebutlah yang menjadi cikal bakal didirikannya Partai Nasional Indonesia tahun 1927. Aktivitas partai ini juga yang membuat Ir. Soekarno ditangkap oleh Belanda pada tahun 1929. Melalui pledoi yang fenomenal Indonesia menggugat Belanda sehingga beliau kembali dibebaskan pada 31 Desember 1931. 

Di tahun 1932 Ir. Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia dimana partai ini merupakan pecahan dari Partai nasional Indonesia. Namun di tahun 1933 Ir. Soekarno kembali ditangkap oleh pemerintahan Belanda karena aktivitasnya di partai tersebut. Setelah ditangkap Beliau di asing kan ke Flores dan selama 5 tahun dan tahun 1938 beliau di pindahkan ke Bengkulu. Setelah itu Ir. Soekarno bisa bebas tahun 1942 di masa penjajahan Jepang.

Masa Perjuangan Revolusi Dan Proklamasi

Masa Perjuangan Revolusi Dan Proklamasi

Di tahun 1945 menjelang persiapan proklamasi Republik Indonesia, Ir. Soekarno bersama tokoh nasional mulai mempersiapkan semuanya. Termasuk di dalamnya diadakan BPUPKI yang menghasilkan panitia kecil beranggotakan 8 orang resmi. Selain itu ada juga panitia kecil beranggotakan 9 orang yang disebut panitia 9. Menariknya panitia 9 ini mengahsailkan sebuah piagam penghargaan yang di kenal dengan Piagam Jakarta dan Juga PPKI.

Peranan Ir.Soekarno dalam memproklamasikan kemerdekaan Indonesia sangatlah besar. Dimana Beliaulah yang merumuskan isi dari teks Proklamasi yang dibacakan pada tanggal 17 Agustus 1945. Selain itu beliau juga aktif dalam mempersiapkan kemerdekaan Republik Indonesia dengan merumuskan isi UUD 1945. Ir. Soekarno sendiri memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dengan Moh Hatta beserta para pejuang Indonesia di daerah Rengasdengklok. Segera diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia atas desakan tokoh pemuda saat itu seperti Wikana, Sukarni, Singgih, dan Chairul Saleh. 

Selanjutnya pada l 18 agustus 1945, PPKI mengangkat Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama yaitu Ir.Soekarno dan Moh Hatta. Pengangkatan ini kemudian dipatenkan pada 29 Agustus 1945 oleh KNIP. Setelah itu Belanda pun mengakui kedaulatan republik Indonesia dengan de facto melalui Letjen. Sir Philip Christison. 

Sekian informasi yang bisa saya sampaikan tentang biografi Ir. Soekarno. Semoga berguna untuk anda dan sampai jumpa lagi di ulasan berikutnya.